Custom Search
Posted by : Yoyok Rohani 11 Mei 2009

Sebenarnya tulisan tentang bulus sudah pernah saya posting di bloggerpurworejo dan saya ingin posting kembali di blog ini karena blog ini juga bertema Purworejo, langsung copas aja yah:
Pernahkah sobat blogger sekalian mendengar nama sebuah desa yaitu Bulus ? Desa ini adalah adalah tempat kelahiran nenek moyang saya (bukan bermaksud promosi)yaitu terletak di Kecamatan Gebang, tepatnya di sebelah utara kota Purworejo lebih kurang 3 km dari arah kota Purworejo. Desa ini berada di pojok timur dan selatan Kecamatan Gebang karena sebelah timur desa ini adalah Desa Kalinongko yang menjadi bagian dari Kecamatan Loano sedangkan sebelah selatan Desa Bulus adalah Kelurahan Mranti yang menjadi bagian dari Kecamatan Purworejo.(lihat:http://id.wikipedia.org/wiki/Bulus,_Gebang,_Purworejo) Keadaan alam di desa ini berhawa sejuk karena daerahnya yang masih berbukit-bukit dengan pepohonan yang masih rindang, ketika anda mulai memasuki desa ini akan terkesan seperti desa terpencil, karena jalurnya yang sepi walaupun jalannya sudah Hotmix .

Namun akan lain kalau anda sudah berada di dalamnya, desa ini terkesan istimewa, misalnya terdapatnya makam Bupati I Purworejo yaitu Cokronegoro 1, makam tersebut adalah makam para pejabat kabupaten (ningrat) jaman dahulu. Makam tersebut sama sekali jauh dari kesan angker karena sering kedatangan para peziarah baik dari keluarga kraton atau dari masyarakat biasa karena makam tersebut sampai sekarang masih digunakan untuk penguburan baik untuk masyarakat Bulus sendiri juga untuk keluarga dari para kyai pondok pesantren Berjan.

Makam tersebut pernah dijadikan acara reality show dari sebuah stasiun televisi yaitu untuk acara uji nyali. Di makam ini ada fasilitas kamar mandi dan mushola beserta perlengkapannya sehingga akan nyaman jika anda ingin berziarah ke makam ini. Saya sering berkunjung ke makam ini karena simbah saya memang dimakamkan di sini. Di makam ini juga terdapat ruang untuk parkir mobil atau tempat untuk sekedar duduk-duduk saja menikmati pemandangan dan hawa pegunungan yang sejuk. Dan yang terpenting kunjungan ke makam ini tanpa dikenai biaya sedikitpun, apalagi kalau mengajak saya pasti dijamin gratis dan mendapat suguhan wedang macit ala kadarnya jika mampir ke gubug peninggalan simbah saya. Tapi mohon maaf untuk postingan ini tanpa persiapan foto(menyusul).

Hal istimewa lagi yang ada di desa Bulus adalah adanya danau kecil sebesar kolam renang arta tirta, masyarakat setempat menyebutnya ‘Beji’. Sampai saat ini debit airnya tak berkurang. Pada waktu saya kecil, beji sebagai tempat bermain langen (renang) karena memang airnya yang segar dan jernih. Jadi secara otomatis anak-anak di Desa Bulus pasti mahir berenang karena mempunyai kolam renang alamiah. Namun untuk saat ini beji sudah tidak sebgai tempat berenang karena airnya semakin banyak yang mengkonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari, hal ini bisa dilihat dari banyaknya mesin pompa listrik yang mengambil air dari beji. (mohon maaf foto ‘beji’ menyusul)

{ 17 komentar... read them below or Comment }

  1. asslm, bagus tuch artikelnya perlu dikembangkan dan tentunnya juga diperhatikan oleh semua fihak terutama anak-anak/putra daerah agar dapat mengembangkan serta melestarikannya mas! tetap maju, tetap semangat jangan lupa "DENGAN USAHA DAN DO'A JADIKANLAH FATAMORGANA MENJADI NYATA".AMIN. ALLAHU AKBAR!!!

    BalasHapus
  2. okey juga tuch kapan ya ane bisa maen ke BULUS? kaya_e asyik tuch coz bisa juga buat wisata Ruhani lho...

    BalasHapus
  3. mas yoyok bagus tuch tulisan anda semoga dapat menjadi inspirasi yang baik bagi pengguna blogspot ini, wah katanya hostpot di Purworejo masih sedikit penggunanya ya?
    semangat mas!

    BalasHapus
  4. paman saya (anaknya mbah SUSAH) asalnya jg dari bulus (tapi sdh meninggal),

    kmd orang tua rekan saya jg dari bulus, tp sudah lama transmigrasi di jambi

    BalasHapus
  5. betul mas iwan, harus ada semangat 45 untuk membangun bulus, dan dari infonya mas Satyo ternyata orang bulus telah nyebar kemana-mana ya...

    BalasHapus
  6. maju bulus maju bulus... diposting juga dong tentang karang tarunanya...ok trims
    Faruk's

    BalasHapus
  7. mas yoyok pacarku anak bulus loh ituloh wetan pondok kenal to... orang ganteng pake glasses...!!!
    fitroh

    BalasHapus
  8. @Faruk: posting aja tentang karang tarunanya ke www.purworejo.asia, terlebih dahulu bergabung menjadi penulis di sini,ok.

    BalasHapus
  9. Asslm...waktu kecil aku tinggal di mranti sering mancing, cari udang n mandi di kali meneng, jalan2 ke bulus cari pring tulup atau cari ayam alas dulu sering kulakukan kebetulan ada temen yg rumahnya bulus,,, ya alloh kenangan indah masa kecilku di pwrj, Salam utk Org Pwr, sekarang aku tinggal di Jombang..........Wlkm slm...(From Sdrmu di Jbg Bagus )

    BalasHapus
  10. wah, mbahQ kayaknya juga ada di situ...
    Jayengkewuh, kalo pas acara HUT purworejo juga sering disebut2...
    saya mungkin sekarang keturunannya ke9 ato ke10.
    bapak saya yang tau, masih sering ngumpul keluarga besar Jayengkewuh, tapi saya g ikut,,hehe,,

    BalasHapus
  11. Wah jadi kangen bulus,tanah kelahiranQ,sbenarnya aq pengen tinggal dan makaryo ditanah kelahiran,tp kok dpt krjanya diluar kota.Tp aq msh sering kebulus paling gk setahun skali jg kemakam bulus Syawalan Temu keluaga keturunan Simbah Rofi'i.Maju trus bulus,smangat bat temen2 dr bulus..!Mari qta bangun tanah klahiran Qta.
    (UDIN~Bulus Guyangan)

    BalasHapus
  12. wah.... sama bos, aku sering ke bulus kalo temu keluarga mbah Rofi'i..
    (sayangnya coment pake anonim)

    BalasHapus
  13. kulo nggeh keturunan simbah jayengkewuh...
    enten forum silaturahmi wonten dunia maya mboten nggeh??

    BalasHapus
  14. Assalamualikum wr wr...
    Ada yg tau bio grapi atau cerita kyai jayengkewuh lebih detail?
    Saya David Chandra Harwindo bin Johar Sehat bin Gono Darmo Wasito bin Purnowijoyo (mungkin) , putus disitu..
    Saya tinggal di Jambi, mbah du Metro dan keluarga besar di Jateng atau Solo gak tau tempat pastinya...Saya mau mencari dan menjalin silaturahmi lg ada yg bisa info...
    Facebook : Abdul Hamid Harwindo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keluarga besar jayengkewuh ada yayasanya pak,ykk djayengkewuh cp. Bisa hubungi saya

      Hapus
    2. Keluarga besar jayengkewuh ada yayasanya pak,ykk djayengkewuh cp. Bisa hubungi saya

      Hapus
    3. Keluarga besar jayengkewuh ada yayasanya pak,ykk djayengkewuh cp. Bisa hubungi saya

      Hapus

Copyright © 2013 Purworejo | Designed by Johanes Djogan | Support by Yoyok Rohani