Custom Search
Tampilkan postingan dengan label pilpres 2009. Tampilkan semua postingan
Quick Count PILKADA Purworejo 2010
Hasil perhitungan metode quick count pemilihan bupati dan wakil bupati Purworejo pada tanggal 26 September 2010 oleh KPU Purworejo pada pukul 21.51: pasangan yang sementara unggul adalah Mahsun-Suhar sebesar 52,86% dari total suara sah yang masuk: 271908 pemilih dari 1243 TPS
Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Purworejo 2010
Dengan berakhirnya jabatan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo periode 2004-2010, maka tahun ini yaitu 2010 akan digelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada/Pilbup) yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 31 Juli 2010. Pemungutan suara menggunakan sistem coblosan bukan contrengan seperti pada Pilpres yang lalu.
Menurut Ketua KPU Purworejo Muslikhin Madiani bahwa peserta kontestan Bupati Purworejo periode 2010-2015 menjadi rekor kontestan pilkada terbanyak se Jawa Tengah yaitu dengan sembilan (kontestan) antara lain:
Menurut Ketua KPU Purworejo Muslikhin Madiani bahwa peserta kontestan Bupati Purworejo periode 2010-2015 menjadi rekor kontestan pilkada terbanyak se Jawa Tengah yaitu dengan sembilan (kontestan) antara lain:
Jelang Pilpres di Purworejo
Menjelang pilpres kurang 2 hari ternyata kondisi Purworejo tak ada perubahan yang signifikan, tidak seramai saat pilleg kemarin, suasana meriah karena ada pengajian di sana-sini (kampanye kali!), gambar manusia dan gambar partai terpasang di sembarang tempat, WC umum aja ada gambar partainya bro! Bendera partai berkibar-kibar setinggi BTS. Kaos gratisan dan uang recehan amal terpaksa banyak dilakukan oleh para caleg.
Namun sekarang ketika pemilihan Presiden yang seharusnya lebih meriah ternyata tidak. Mungkin nggak ada capres dari Purworejo ya? he..he..
Sebenarnya kalau saya boleh ikut, saya akan mencalonkan diri jadi presiden, tetapi nanti kalau Partai Bloger Indonesia sudah berdiri.
Kalau Blogger ikut pemilu, bisa jadi Pilpres dilakukan secara online, tak harus mencontreng tapi cukup di klik, kampanye bisa lewat facebook. Pasti uang negara dapat ditekan, bayangkan jika sistem pilpres secara online, tidak ada biaya kotak suara dan biaya pelipatan kertas suara, perhitunagn suara pun bisa dilakukan oleh komputer secara cepat. Satu komputer dengan jaringan internet bisa digunakan oleh se-RT. Kalau toh tidak ada komputer bisa sewa warnet, jadi penjaga warnet sekaligus petugas KPPS, ha...ha...(ini sekedar wacana dari sudut pandang saya yang notabene seorang bloger pemula lho, mohon jangan ada yang tersinggung.
Saya tak habis pikir, ternyata biaya untuk pilpres di Purworejo saja mencapai 32 milyar rupiah!, sungguh nilai yang fantastis! sumber berita itu berasal dari sini
diberitakan bahwa anggaran sebesar itu hanya untuk biaya operasional di lapangan, sedangkan biaya logistik lain lagi. Wah ternyata biaya untuk pilpres sangat besar! se-Kabupaten Purworejo saja sudah segitu besarnya, apalagi kalau se-bangsa dan se-tanah air?
Akhirnya kita cuma berharap semoga biaya yang dikeluarkan negara yang sangat besar itu tak sia-sia, presiden yang terpilih bisa jadi suri tauladan dan mengayomi rakyat, tak hanya sebagai kepala pemerintah yang hanya memberi perintah dan mementingkan upah, karenarakyat bloger bisanya hanya pasrah walau ditelan mentah-mentah
Namun sekarang ketika pemilihan Presiden yang seharusnya lebih meriah ternyata tidak. Mungkin nggak ada capres dari Purworejo ya? he..he..
Sebenarnya kalau saya boleh ikut, saya akan mencalonkan diri jadi presiden, tetapi nanti kalau Partai Bloger Indonesia sudah berdiri.
Kalau Blogger ikut pemilu, bisa jadi Pilpres dilakukan secara online, tak harus mencontreng tapi cukup di klik, kampanye bisa lewat facebook. Pasti uang negara dapat ditekan, bayangkan jika sistem pilpres secara online, tidak ada biaya kotak suara dan biaya pelipatan kertas suara, perhitunagn suara pun bisa dilakukan oleh komputer secara cepat. Satu komputer dengan jaringan internet bisa digunakan oleh se-RT. Kalau toh tidak ada komputer bisa sewa warnet, jadi penjaga warnet sekaligus petugas KPPS, ha...ha...(ini sekedar wacana dari sudut pandang saya yang notabene seorang bloger pemula lho, mohon jangan ada yang tersinggung.
Saya tak habis pikir, ternyata biaya untuk pilpres di Purworejo saja mencapai 32 milyar rupiah!, sungguh nilai yang fantastis! sumber berita itu berasal dari sini
diberitakan bahwa anggaran sebesar itu hanya untuk biaya operasional di lapangan, sedangkan biaya logistik lain lagi. Wah ternyata biaya untuk pilpres sangat besar! se-Kabupaten Purworejo saja sudah segitu besarnya, apalagi kalau se-bangsa dan se-tanah air?
Akhirnya kita cuma berharap semoga biaya yang dikeluarkan negara yang sangat besar itu tak sia-sia, presiden yang terpilih bisa jadi suri tauladan dan mengayomi rakyat, tak hanya sebagai kepala pemerintah yang hanya memberi perintah dan mementingkan upah, karena
