Custom Search

Tampilkan postingan dengan label quick count. Tampilkan semua postingan

Harapan Warga Purworejo Terhadap Cagub Ganjar

Pilgub yang dilaksanakan kemarin, 26 Mei 2013 telah menuai hasil, menurut perhitungan cepat LSI dimenangkan oleh pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko. Ganjar yang dilahirkan di Kec. Kutoarjo Kab. Purworejo jika akhirnya menjadi Gubernur Jawa Tengah tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Purworejo. Dalam kampanyenya pasangan Ganjar-Heru menjanjikan adanya kartu petani dan kartu nelayan dengan harapan para petani dan nelayan mendapatkan subsidi. Pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan tersebut diharapkan dapat mengikuti jejak Jokowi dengan semangat blusukannya, sehingga daerah-daerah yang jauh dari ibukota propinsi seperti Kab. Purworejo dapat perhatian.
27 Mei 2013
Posted by Anonim

Quick Count PILKADA Purworejo 2010

Hasil perhitungan metode quick count pemilihan bupati dan wakil bupati Purworejo pada tanggal 26 September 2010 oleh KPU Purworejo pada pukul 21.51: pasangan yang sementara unggul adalah Mahsun-Suhar sebesar 52,86% dari total suara sah yang masuk: 271908 pemilih dari 1243 TPS
30 September 2010
Posted by Unknown

Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Purworejo 2010

Dengan berakhirnya jabatan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo periode 2004-2010, maka tahun ini yaitu 2010 akan digelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada/Pilbup) yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 31 Juli 2010. Pemungutan suara menggunakan sistem coblosan bukan contrengan seperti pada Pilpres yang lalu.
Menurut Ketua KPU Purworejo Muslikhin Madiani bahwa peserta kontestan Bupati Purworejo periode 2010-2015 menjadi rekor kontestan pilkada terbanyak se Jawa Tengah yaitu dengan sembilan (kontestan) antara lain:
24 Juli 2010
Posted by Unknown

Cara Kerja Metode Quick Count Pemilu 2009

Mulai dari kemarin di berbagai stasiun televisi dan media berita lainnya, saya sering kali mendengar kata quick count, hal ini berkaitan dengan perhitungan jumlah suara pemilu yang berlangsung kemarin, hari kamis 9 April. Metode quick count menyajikan data jumlah perolehan suara yang begitu cepat, bahkan cuma dalam hitungan menit. Seperti kemarin, 9 April, setelah pemungutan suara yaitu yang harus selesai pada jam 12.00, hasil quick count sudah dapat dilihat di televisi misalnya di tvone. Dari berbagai sumber yang saya baca, quick count di Indonesia sebenarnya sudah dilaksanakan sejak pemilu 1997 dan 1999 yang dilaksanakan oleh LP3ES namun publikasinya tidak besar-besaran seperti sekarang ini.
Saya jadi semakin penasaran, apa dan bagaimana sebenarnya metode quick count itu? Setelah searching dan browsing sampai pusing tujuh keliling akhirnya saya mendapat sedikit pencerahan dari 'makna' metode quick count yaitu bahwa quick count adalah metode prediksi hasil suara berdasarkan fakta, yang berarti bahwa cara kerja lembaga yang menangani metode quick count adalah dengan menurunkan ribuan petugas yang ditempatkan di berbagai TPS di seluruh Indonesia untuk mengamati jalannya pemungutan suara secara langsung kemudian petugas tersebut mencatat informasi perolehan jumlah suara baik jumlah suara partai atau jumlah suara kandidat dan kemudian dikirimkan ke 'pusat data quick count' melalui media internet, data yang terkumpul di 'pusat data' lalu diolah dengan metode prinsip dasar statistika kemudian diinformasikan melalui televisi sehingga masayarakat dapat menikmati infomasi ini secara cepat.
Keakuratan quick count tergantung pada penarikan sampel yang ketat di lapangan yang disertai dengan pemantauan, sehingga petugas quick count bisa sekaligus mampu mendeteksi dan melaporkan penyimpangan atau mengungkapkan kecurangan.
Bagi partai pemilik suara tebanyak, maka quick count dapat meningkatkan moral dan keyakinan atas kemenangannya, tetapi sebaliknya bagi partai dengan perolehan suara sedikit akan menganggap bahwa quick count merupakan metode yang menyesatkan dan menyimpang dari fakta.
10 April 2009
Posted by Unknown

Copyright © 2013 Purworejo | Designed by Johanes Djogan | Support by Yoyok Rohani